Wow! Hari Pertama Sekolah Siswa di Brebes Berangkat Jam 2 Dinihari

Dunia Dalam Berita |
Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Pasarbatang Brebes , Jawa Tengah , dikala akan bersekolah di hari pertama mereka , Senin (17/7/2017) harus berangkat pagi-pagi buta biar mendapat bangku terdepan.



Tidak hanya siswa , para orang tua juga ikut berkelahi cepat mencarikan daerah duduk bagi anaknya.
Aktifitas orang tua dan anak untuk menyambut hari pertama masuk sudah terlihat semenjak pukul 02.00 WIB hingga menjelang subuh. Sejumlah siswa tampak sudah bersiap masuk sekolah. Sebagian dari mereka sudah mengenakan seragam , dan sebagian lagi hanya menenteng tas sekolah.

Mereka berharap , dengan berangkat dinihari biar mampu menerima bangku di deretan terdepan atau yang diinginkannya. Bagi siswa yang sudah berseragam , mereka eksklusif menunggu hingga pagi hingga acara kegiatan sekolah dimulai.

Sementara lainnya hanya datang untuk mencari daerah duduk , dan kembali pulang untuk kembali tidur. Mereka akan datang kembali ke sekolah setelah pukul 06.30 WIB. Untuk menandai meja dan bangku tersebut , siswa meletakkan tasnya di atas kursi , biar tidak diduduki orang lain.
“Kalau saya seneng di urutan kedua dari depan. Kalau di belakang takutnya ketinggalan dalam mengikuti pelajaran ,” ujar Jesika , Siswi kelas 4 SDN 4 Pasarbatang.

Siswa ini menuturkan , setelah menerima daerah yang diinginkan , eksklusif menandainya dengan meletakkan tas biar bangku tersebut tidak diduduki siswa lain.

Sementara bagi siswa baru , justru orang tua yang berperan mencarikan bangku bagi anaknya. Para orang tua beranggapan , bila duduk di bangku terdepan akan mudah dalam mengikuti pelajaran.

“Mau cari daerah duduk buat anak saya di kelas I. Tadi nunggunya dari jam 2 pagi , biar dapat bangku terdepan. Soalnya jikalau di depan biar terang sama guru juga jikalau diterangkan cepat nangkap pelajaran ,” kata Riyanti , salah satu orang tua siswa.

Tradisi datang ke sekolah sebelum kumandang azan subuh pada setiap tahun fatwa baru , sudah ada semenjak dulu. Tradisi ini hingga sekarang masih terus berlangsung. Bagi yang datang paling awal , maka akan mendapat daerah belajar yang sesuai keinginannya.