Ingat Model Asal Kalimantan yang Buta Lantaran Tidur Pakai Softlens? Nasibnya Makin Memprihatinkan

Dunia Dalam Berita |
Nama Viva Permata Donna beberapa tahun lalu menjadi trending topik di beberapa media.



Bukan sebab prestasinya di dunia modeling , melainkan musibah yang dialaminya.

Perempuan asal Samarinda , Kalimantan Timur itu harus mendapatkan nasib buta permanen sebab kebiasaannya memakai softlens ketika tidur.
Kini Donna tidak bisa lagi berpose menawan di depan kamera , ia hanya berdiam diri di rumah.

Untuk makan saja , Donna membutuhkan bantuan orang lain.

Dalam tayangan infotainment Silet , Rabu (12/7/2017) , Donna menceritakan kronologi musibah berat yang dialaminya.

Mantan model itu ternyata dulu mempunyai mata minus , turunan dari ayahnya.

Donna kemudian memutuskan untuk memakai softlens.

Karena kesibukkannya , Donna kerap pulang larut malam.

Nahasnya wanita berusia 24 tahun itu sering lupa untuk melepas softlens ketika hendak tidur.

Saat bangun , Donna merasa ada yang tidak beres.

“Esok harinya merah banget mata Donna mirip darah dan berair. Terus belekkannya itu parah banget ,” ujar Donna.

Peristiwa malang yang menimpa Donna itu terjadi pada tahun 2014 lalu.

Akibat dari kebiasaan tidak melepas softlens itu , retina mata Donna mengalami kerusakan.
Awalnya hanya mata kanannya saja yang mengalami kebutaan , namun sayangnya kini malah kedua matanya yang tidak bisa melihat indahnya dunia.

“Awalnya Donna merasa belum mendapatkan keadaan sebab butanya Donna ini bukan dari lahir.

Makara siapapun yang mencicipi mirip Donna akan mencicipi stress berat , depresi dan stres ,” ucapnya.

Hal yang paling memilukan yakni saat-saat Donna sangat emosional.

Ia berteriak dan berusaha menyakiti dirinya sendiri.

Karena itulah tangan Donna harus diikat.

Meskipun dikala diwawancarai Silet Donna nampak damai , tapi dirinya masih teringat masa-masa indahnya dulu.

Itulah yang menjadikan Donna sulit mendapatkan keadaan.

Sebenarnya Donna sudah melaksanakan operasi dua kali guna menyembuhkan matanya.

Operasi pertama dilakukan di Kalimantan.

Namun setelah itu Donna dirujuk untuk melaksanakan operasi di Jakarta.

Ketika hendak operasi selanjutnya , pihak keluarga tidak mempunyai dana.

Untuk itulah Donna menciptakan sebuah lagu yang kemudian diunggah ke YouTube.

Lagu tersebut diperlukan bisa mengetuk hati orang-orang dan bisa dijadikan cara untuk menggalang dana.

Menurut dr. Ferdinand Finand F. Tumewu , SpM , dokter yang diwawancarai dalam tayangan Silet , ia menyebutkan bahwa memakai softlens dikala tidur itu sangat berbahaya.

Sebab bisa menjadikan kerusakan atau luka pada bagian mata.